Perahuku Hampir Sampai

Perahuku Hampir Sampai


Magang sudah di depan mata. Senin sudah masuk.
Apa yang sudah aku persiapkan? Apa yang aku bawa saat magang?

Perasaan berkecamuk di dalam diri ini. Senang, sedih pun ikut.
Senangnya adalah ketika aku mendapatkan pengalaman baru disini. Salah satunya pengalaman magang.
Jujur saja, ini baru pertama kali aku magang. Di tempat yang jauh dari orang tua.

Sedihnya, ketika aku harus berpisah dengan teman dekatku. Mereka magang dan ditempatkan di Cibinong, itu pertanda mereka harus ngekost. Sementara aku, aku tetap pulang pergidari tempat magang ke RGI.

Akan jarang melihat sapaan hangat dari Husna. Husna yang selalu membuatku nyaman bercerita, mengeluarkan isi hatiku. Mencurahkan lelah dan penat. Dan berbagi kegembiraan. Aku pasti merindukannya.

Telinga ini akan sepi karena kehilangan satu pencerewetnya, yaitu Bila. Walau sering menyebalkan, tapi dia baik. Dan aku nyaman bersamanya.

Aku kehilangan teman disamping tempat tidurku, yaitu Teti. Teti yang humoris, seringnya melawak, sering joget, nyanyi, dangdutan, dan sering menyebarkan virus keambiguan. 

Bahkan partner berantem aku pun akan berpisah dariku. Kak Nay. Kakak yang sering berdebat, mendebatkan semua hal yang tidak sesuai menurutnya. Yang juga mengajariku banyak hal. Mengajakku keliling Indonesia bagian timur dengan ceritanya.

Mereka berempat teman dekatku selama di asrama. Dengan mereka aku nyaman dan betah berlama-lama. Dengan mereka aku bisa berbagi cerita. Dengan mereka pula, aku banyak mengambil pelajaran. Bukan pelajaran sekolah. Tapi pelajaran hidup yang berharga.

Perbedaan kami membuat kami menyatu. Menyatu dalam ikatan Islami. Menyatu menjadi satu keluarga karena asrama dua.

Rasa sayang timbul begitu adanya. Iyyaaaaa. Aku sayang merekaaaaa. Sangat sayang.
Hanya berjalan 5 bulan, tapi mereka sudah aku anggap sebagai keluarga aku.

Dan sekarang, perahuku hampir sampai.


Tidak ada komentar

Gambar tema oleh -ASI-. Diberdayakan oleh Blogger.