You Deserve The Better One

You Deserve The Better One



Aku tahu,
Berjuang itu melelahkan.
Menunggu itu membosankan.

Karena itu,
You deserve someone better than me.
Because you're too good. Soooo gooooodd.

Yang tidak aku tahu,
Bagaimana membalas jiwa besarmu,
Bagaimana menerima inginmu,
dan bagaimana hidup bersamamu.

Untuk seseorang yang tidak lelahnya berjuang demi aku yang tidak pantas untuk diperjuangkan, terimakasih. Kamu telah mengajarkan aku bagaimana berjiwa besar dalam menunggu dan berjuang meski perjuangannya tidak dilihat sekali pun.

Aku sangat mengapresiasinya. Tapi maaf aku tidak bisa membalas itu semua.

Aku bingung di satu sisi. Ketika aku sudah nyaman, sudah sayang, kamu malah pergi dan menganggap aku sama sekali tidak akan membalasmu.

Padahal disana aku hanya ingin melihat sampai mana perjuanganmu?

Ketika aku mencoba menerima dirimu yang kini menjauh, ada seseorang yang membuatku nyaman atas sikapnya. Aku pun mulai menata hati yang baru.

Tibanya datang dirimu kembali, membawa sejut pertanyaan lama yang kau ajukan kepada diriku lagi. Dan ya, itu semua harus ku jawab dengan mengikis perlahan hati ini.

Aku ga bisa untuk belajar lagi menyayangimu. Sulit.

Aku harus memilih , antara dirinya atau dirimu pun tidak bisa. Keduanya sama ku sayangi. Dan sama berjuang melindungiku. Aku sangat apresiasikan itu.

Tapi jika keduanya menuntut hal yang sama, aku tidak bisa. Kalian bersahabat, tak mungkin aku menyakiti satu hati diantara kalian berdua.

Aku tidak ingin merusak persahabatan kalian.
Tidak ingin ada yang terkecewakan.
Tidak ingin.

Maka dari itu,
Biarlah aku menjauh dari kalian.
Biarlah aku menata kembali hati ku.
Biarlah kalian fokus dengan apa yang kalian citakan.

Bila waktunya tiba,
Datanglah dengan membawa beribu kepastian.
Bukan pertanyaan.

And Mr. D,
You Deserve Someone Better Than Me.

- 12 Sept 2017

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh -ASI-. Diberdayakan oleh Blogger.